Friday, 10 June 2011

MENJALIN UKHUWAH LEWAT DUNIA MAYA

MENJALIN UKHUWAH LEWAT DUNIA MAYA

Saya teringat pertama kalinya saya mulai bercengkerama di dunia maya. Tepat saat menduduki kelas satu SMA ketika dapat tugas dari seorang guru untuk mengirim email, bingung juga sih. Tapi sekian lama saya belajar dan banyak bertanya akhirnya saya hampir kecanduan dibuatnya.

Sampai akhirnya saya diperkenalkan dengan jejaring sosial bernama facebook kira-kira dua tahun yang lalu. Tak banyak yang bisa saya lakukan saat itu, saya gaptek abis, sumpah. Sebenarnya banyak hal yang bisa dilakukan lewat internet, awal saya merasa bahagia berkutat dengan fecebook adalah ketika bulan ramadhan tahun lalu. Saya mulai terbuka dan mulai mengadd teman-teman yang suka menulis terutama penulis-penulis yang namanya sudah ada di cover buku. Bagai angon segar saya dibuatnya. Meskipin mereka nggak mengenal saya. Tapi kan nggak ada salahnya juga kalau kenalan. Saya mulai mengikuti berbagai lomba menulis yang diadakan teman-teman penulis. Seperti sekarang ini. Hehe…

Tidak ada yang sia-sia bukan? Jika saya memanfaatkan internet sebagai jembatan saya untuk menggapai impian saya. Yaitu menjadi penulis. Saya mulai mengakrabi diri dengan teman-teman yang aktif di facebook. saya merasa memiliki keluarga baru di facebook, keluarga yang senantiasa meramaikan beranda saya.

Aha… di dunia facebook saya juga memliki kakak-kakak yang senantiasa menasehati, adik-adik yang suka saya nasehati, juga bunda yang bisa menjadi penawar segala resah. Tapi sayangnya saya nggak punya Ayah di Facebook, jadi kurang lengkap. Yang terpenting adalah saya bisa mengenal mereka yang walaupun belum sekalipun bertatap muka. Sungguh indahnya merajut persaudaraan di dunia maya. Setidaknya untuk saya.

Sampai beberapa orang teman memutuskan untuk bertemu secara nyata, bahasa kerennya Kopdar. Saya selalu meminta perizinan dari orang rumah jika ingin bertemu dengan orang yang baru ketemu. Dan orang rumah tidak mengizinkan saya kopdar . Saat itu lagi zamannya penculikan di Facebook sih jadinya mereka wanti-wanti takut sata diculik kali ya? Lagian juga yang nyulik pastinya mikir-mikir dulu kali kalau mau nyulik saya.

Saya memang harus hati-hati berteman. Nggak boleh sampai terpedaya, jangan sampai terbawa hal-hal yang buruk. Apalagi di dunia maya sesuatu yang kita lihat bisa saja itu hanya suatu trik agar kita terperosok ke hal negatif. (saya ngomong apa sih?) Tapi, saya yakin tidak semua orang-orang di dunia maya jahat loh. Alhamdulillah saya baik (lho?).

Sampai akhirnya saya mulai memutuskan untuk Kopi Darat dengan seseorang di dunia maya. Hmm… gimana rasanya ya ketemuan? Saya iri juga melihat teman-teman yang suka kopi darat. Dan perjalanan Kopdar saya berjalan mulus untuk pertama kalinya dengan Mbak Qadriea, alhamdulillah saya nggak diculik, horee…

Lama kelamaan saya jadi ketagihan untuk Kopdar, setelah tukeran nomor hape, mencari tanggal merah, pokoknya waktu yang kosong untuk bertemu. Pertemuan ke dua saya juga berjalan mulus dengan Ka Endah. Tuh kan udah dibilang kalau kita bisa memanfaatkan dunia maya sebagaimana mestinya kita tidak akan diculik, dijamin! Daritadi kok ngomonginnya tentang penculikan ya? :D

Memang banyak orang-orang yang menggunakan fasilitas internet untuk memanfaatkan kebutuhannya. Intinya segala sesuatu tergantung niatnya, di sini saya ingin belajar terus dari teman-teman, apalagi kalau kita sehobi. Hehe… kan bisa saling berbagi.

Saya terharu dengan seorang teman yang ingin sekali Kopdar. Namun nggak pernah kesampaian. Sering kali saya janjian bertemu dengannya dan hasilnya gagal. Mungkin belum waktunya. Berbulan-bulan masih belum ada waktu untuk bertemu. Sampai ketika saya sakit typus, dia memutuskan untuk menjenguk saya. Saya pikir, ini orang sok tahu bener dah. Daerah rumah saya termasuk wilayah yang sulit dicari (macam pedalaman aja deh!). intinya seorang yang berkunjung ke rumah saya, udah pasti nyasar. Maka itu harus di jemput. Saya cukup pusing kala itu, pasalnya saya tidak mungkin bisa menjemput dengan kondisi saya yang seperti ini. Dan dengan izin Allah, semuanya berjalan lancar. Ada seorang teman yang bisa saya minta tolong untuk menjemput. Alhamdulillah… kesampaian juga.

Sesuatu yang indah yang saya temukan saat mengenal Facebook, ukhuwah ini yang membuat saya sulit menjauh dari teman-teman di dunia maya. Keluarga kedua saya… Baru sebentar saja saya sudah mulai mengerti arti sebuah kekeluargaan. Terimakasih buat semuanya… *Nangis bombay*

3 comments:

  1. ikutan lomba dunia maya jga ya??
    mampir k blog aku jga di http://rianascreation.blogspot.com/ ya..

    ReplyDelete
  2. @ Mbak Riana,,, syukron sudah mampir.. :) afwan jika baru ku balas, insya Allah aku segera kesana ya mbak.. :)


    @ Mbak Aulia,,, Iya, Mbak... :)

    ReplyDelete

Yang baca dan komentar saya doain nambah cakep... :D

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...