Skip to main content

KEMBALI MENATA HATI

Assalamu’alaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuh

Maaf jika aku salah, tidak bermaksud sedikitpun untuk melakukan hal itu…

Belakangan aku merasa terombang-ambing tak tentu arah, merasa tak dapat berbuat apa-apa, terlalu banyak harapan namun sedikit sekali berikhtiar. aku mencoba mengeja ulang setiap detik demi detik yang berlalu begitu saja, sia-sia. bukan tanpa maksud jika akhir-akhir ini aku banyak berubah.

Proses pembentukan jati diri itu ada ditanganku sendiri, menjauh bukan berarti memutuskan tali silaturahmi, kan? hanya saja aku butuh waktu untuk sendiri, aku sedang labil, ketika perjalanan hijrahku hanya berjalan ditempat, ketika perjuanganku menuju kebaikan banyak rintangan menghadang, orang-orang yang menatapku sinis. *padahal gak ngerti juga aku salah apa*

Maka aku berusaha menata hati, melihat setiap kejadian yang harus aku ambil ibrohnya buat pelajaran. sehingga aku tak lagi dibuat bingung, linglung, dilema, oleh hati ini. ketika aku tak percaya pada suara hati, aku mohon maaf karena aku tak pernah tahu mungkin dihati ini ada campur tangan iblis yang hendak menjerat.

Saat ini aku kembali, berusaha merajut tali ukhuwah kita. dengan hati yang baru tanpa harus melupakan yang lalu. biarlah yang lalu bisa menjadikanku semakin dewasa, semoga.

Mungkin sering sekali aku berucap lirih, semangatku naik turun. seperti halnya layang-layang yang menghadapi angin-angin, bertempur dengan udara. mungkin seperti itu, dan aku pernah kalah sehingga layang-layang itu putus, terdampar dikawat berduri dan sobek. Tapi jangan khawatir, ternyata ada yang memperbaikiku sehingga aku kembali utuh. Alhamdulillah…

terimakasih kau ternyata masih di sini, menunggu aku sampai benar-benar sembuh.



25 Ramadhan 1432 H

Comments

Popular posts from this blog

Seperti Hujan yang Jatuh Ke Bumi (Review)

Boy CandraKategori Fiksi (Novel)Penerbit Mediakita288 halamanRp. 65.000


Aku pernah belajar merelakanmu berkali-kali. Melepasmu pergi mencari cinta yang lain. Membiarkan kesempatan memilikimu hilang untukku. Sebab kamu berhak bahagia; meski sesungguhnya aku tidak bahagia dengan keputusan itu.
Kupikir hidup akan baik-baik saja. Semua harus berjalan seperti sedia kala. Kamu dengan seseorang yang dipilihmu. Aku entah dengan siapa,sendiri atau dengan yang lain. Aku mulai mencoba memberikan hatiku pada seseorang yang lain. Kubiarkan siapapun menggantikanmu. Namun, aku keliru. Melupakanmu ternyata tidak pernah semudah itu.
. . . Ini adalah pertama kalinya saya membaca karya Boy Chandra. Entah kenapa saya tertarik ketika melihat covernya dan tulisan belakang buku tersebut. Sebelumnya karena memang penasaran sih, by the way kenapa di setiap bukunya ada kata senja atau hujan? Kenapa yah?
Mulai baca BAB awal saya suka dengan gaya Boy Chandra bercerita. Di sana saya berkenalan dengan salah satu tokoh b…

Sepenggal Kisah di Pedalaman Baduy

Saya selalu menikmati sebuah perjalanan, dan beberapa pekan yang lalu saya menuju pedalaman Baduy. Sebenarnya untuk tahun ini perjalanan ke Baduy tidak ada dalam daftar list yang akan saya kunjungi. Namun, entahlah. Saya juga tidak menyangka bisa sampai disana.

            Suku Baduy terbilang unik dan berbeda dari lainnya. Mereka masih menjunjung tinggi adat istiadat dan saya memberi jempol untuk orang-orang yang masih bertahan dengan kehidupan di Baduy khususnya Baduy Dalam.

            Sebelum menuju Baduy Dalam kami diperkenalkan dengan seorang bapak-bapak bernama Mang Alim. Beliau suku Baduy asli dan kami akan bermalam di rumahnya. Mang Alim mewakili suku Baduy Asli, Suku Baduy Dalam memakai baju warna putih, memakai ikat kepala, jalan tidak memakai sandal. Mereka berbahasa sunda.

            Sebelum keberangkatan menuju Baduy, Mang Alim memberikan petuah sebelum melakukan perjalanan sekitar 2 jam dari Desa (Saya lupa nama desanya) sebut aja desa itu.

TRAGEDI PULAU DOLPHIN

Tragedi Pulau dolphin
Bismillahir rahmaanir rahiim
Udah lama banget ga nulis ya… gak produktif banget nih gak pernah posting tulisan.. -__-
Alhamdulillah karena saya abis jalan-jalan jadi saya jadi ada bahan buat ditulis. Sebenernya sih bahan banyak ada di mana-mana malah, masalahnya saya males ke toko bahan. Apalah apalah…

Pulau dolphin adalah salah satu pulau di sekitar pulau seribu. Mau kesana kudu transit dulu ke pulau harapan yang jaraknya 3-4 jam dari muara angke. Siap-siap mabok…
Beberapa kali pula saya dan teman-teman merencanakan ke pulau tapi hasilnya nothing alias gak pernah jadi. Kali ini saya tekadkan kalau perjalanan ini harus tetap jadi, berapapun orang yang ikut. Alhamdulillahnya terkumpul sekitar 11 orang yang ikut perjalanan ke pulau lumba-lumba yang pada kenyataannya ga ada lumba-lumbanya adanya malah ikan lepuh. #eh
Kita berangkat sekitar jam 8 pagi dari muara angke, kapal mulai berangkat. Karena sudah penuh kita kebagian duduk di belakang deket mesin, silahkan men…