Monday, 17 October 2011

Maaf, Ini Pilihan Saya.

             Teman, kau pernah tersudutkan pada sebuah pilihan? pilihan yang sulit sekali kau jawab. Sedangkan jika kau tidak menjawab, kau malah akan menyakiti banyak orang. Pilihan itu mutlak, Iya atau tidak! Ini atau itu! Jika saya ragu maka saya akan disebut sebagai pecundang yang tidak bisa teguh pendirian. 

            Namun, itulah saya adanya. Seperti memakan buah simalakama “Jika dimakan Ibu mati, jika tidak Ayah mati” Jika dihadapkan oleh pertanyaan itu, mau jawab apa? hoho… Pusing, kan? 

            Sebenarnya bukan masalah yang begitu pelik, sebenarnya saya sudah memiliki pilihan. Tapi, pilihan saya bisa menyakitkan banyak orang. Mengecewakan banyak orang tentunya yang sudah lama mengharapkan saya. Mengapa sulit sekali untuk mengungkapkannya? membuat hati ini galau lagi galau lagi, dilema lagi dilema lagi. Bosan sekali rasanya.

            Saya tahu saya belum bisa memberikan banyak dan saya terlalu banyak merepotkan selama ini. Saya sangat senang dengan pilihan yang saya jalani saat ini, hanya saya belum mampu mengoptimalkannya saja. Tapi saya yakin, semua butuh proses bukan? saya hanya butuh waktu untuk merealisasikannya, menggapainya. 

            Saya tak ada niat untuk mengecewakan sedikitpun, saya hanya manusia yang harus memilih yang terbaik bukan? lalu mengapa saat aku memilih yang baik mereka malah memojokkan saya? membuat saya semakin berhenti berharap. Sebenarnya masih sangat sulit. Maafkan saya belum bisa memberi suatu hal yang membuat bangga. Mereka membutuhkan saya, bergantung pada saya. Subhanallah tempat terindah di akhirat yang dijanjikannya jika saya masih bertahan. Maafkan saya sekali lagi, tak maksud membuat kecewa. Tapi sudah saya bilang bahwa saya memiliki pilihan. Dan pilihan saya tetap! Biarkan saya menjadi diri saya sendiri. Semoga Allah Meridhoi.

No comments:

Post a Comment

Yang baca dan komentar saya doain nambah cakep... :D

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...