Skip to main content

HIDUP ADALAH PILIHAN

Sudah lama sekali rasanya saya tidak menulis di blog ini, dan kali ini saya akan bercerita tentang sebuah pilihan hidup. Ada yang bilang bahwa hidup adalah memilih, dan manusia macam apa yang tidak melakukan pilihan?

Berat sekali rasanya jika kita dihadapkan pada pilihan yang sulit untuk dipilih, terlalu rumit dan butuh waktu lama untuk berpikir, agar kita tidak salah langkah.
Kalian pernah merasakannya? Pasti pernah, saya saja sering sekali kok. Tapi kali ini berbeda, sangat jauh berbeda, pilihan ini lebih sulit dari yang lalu-lalu. Saya bahkan butuh waktu yang sangat lama untuk berpikir tentang positif dan negatif dari segala hal yang saya pilih. Dan saya memilih... 

Meski ada hal yang harus dikorbankan, tetapi saya harus bertanggung jawab atas apa yang saya pilih. Dan saya termasuk orang yang suka tantangan, petualangan. Bahkan ada yang menyebut saya adalah si Pengecut yang Nekat! Saya ingin lepas dari kata itu, saya ingin membuktikannya.

Tetapi, ada hal yang jauh lebih penting. tentang satu kata "Meninggalkan", saya lebih biasa mendapatkan kata "Ditinggalkan" daripada "Meninggalkan" dan itu begitu sangat berat buat saya. Sungguh...

Apapun yang kita pilih, semoga itu adalah yang terbaik untuk semuanya. Bahwa pergi bukan berarti ingin meninggalkan untuk selama-lamanya. Tetapi memang pada dasarnya hukum alam jikalau sewaktu-waktu ketika ada pertemuan maka satu hal yang tidak boleh terlupa adalah perpisahan. :)

Maafkan saya, tidak bermaksud menyakiti. Sama sekali tidak. Tetapi memang ini adalah konsekuensi dari apa yang sudah dipilih. Dan mungkin manusia harus bisa menyadari bahwa selamanya kita tidak akan pernah bisa bersama terus, meski saya sangat yakin bahwa pertemuan itu akan lebih indah.. sangat ini, sebab Allah yang akan mempertemukan kita lagi dengan cara yang indah.. :)

Comments

Popular posts from this blog

Seperti Hujan yang Jatuh Ke Bumi (Review)

Boy CandraKategori Fiksi (Novel)Penerbit Mediakita288 halamanRp. 65.000


Aku pernah belajar merelakanmu berkali-kali. Melepasmu pergi mencari cinta yang lain. Membiarkan kesempatan memilikimu hilang untukku. Sebab kamu berhak bahagia; meski sesungguhnya aku tidak bahagia dengan keputusan itu.
Kupikir hidup akan baik-baik saja. Semua harus berjalan seperti sedia kala. Kamu dengan seseorang yang dipilihmu. Aku entah dengan siapa,sendiri atau dengan yang lain. Aku mulai mencoba memberikan hatiku pada seseorang yang lain. Kubiarkan siapapun menggantikanmu. Namun, aku keliru. Melupakanmu ternyata tidak pernah semudah itu.
. . . Ini adalah pertama kalinya saya membaca karya Boy Chandra. Entah kenapa saya tertarik ketika melihat covernya dan tulisan belakang buku tersebut. Sebelumnya karena memang penasaran sih, by the way kenapa di setiap bukunya ada kata senja atau hujan? Kenapa yah?
Mulai baca BAB awal saya suka dengan gaya Boy Chandra bercerita. Di sana saya berkenalan dengan salah satu tokoh b…

Sepenggal Kisah di Pedalaman Baduy

Saya selalu menikmati sebuah perjalanan, dan beberapa pekan yang lalu saya menuju pedalaman Baduy. Sebenarnya untuk tahun ini perjalanan ke Baduy tidak ada dalam daftar list yang akan saya kunjungi. Namun, entahlah. Saya juga tidak menyangka bisa sampai disana.

            Suku Baduy terbilang unik dan berbeda dari lainnya. Mereka masih menjunjung tinggi adat istiadat dan saya memberi jempol untuk orang-orang yang masih bertahan dengan kehidupan di Baduy khususnya Baduy Dalam.

            Sebelum menuju Baduy Dalam kami diperkenalkan dengan seorang bapak-bapak bernama Mang Alim. Beliau suku Baduy asli dan kami akan bermalam di rumahnya. Mang Alim mewakili suku Baduy Asli, Suku Baduy Dalam memakai baju warna putih, memakai ikat kepala, jalan tidak memakai sandal. Mereka berbahasa sunda.

            Sebelum keberangkatan menuju Baduy, Mang Alim memberikan petuah sebelum melakukan perjalanan sekitar 2 jam dari Desa (Saya lupa nama desanya) sebut aja desa itu.

TRAGEDI PULAU DOLPHIN

Tragedi Pulau dolphin
Bismillahir rahmaanir rahiim
Udah lama banget ga nulis ya… gak produktif banget nih gak pernah posting tulisan.. -__-
Alhamdulillah karena saya abis jalan-jalan jadi saya jadi ada bahan buat ditulis. Sebenernya sih bahan banyak ada di mana-mana malah, masalahnya saya males ke toko bahan. Apalah apalah…

Pulau dolphin adalah salah satu pulau di sekitar pulau seribu. Mau kesana kudu transit dulu ke pulau harapan yang jaraknya 3-4 jam dari muara angke. Siap-siap mabok…
Beberapa kali pula saya dan teman-teman merencanakan ke pulau tapi hasilnya nothing alias gak pernah jadi. Kali ini saya tekadkan kalau perjalanan ini harus tetap jadi, berapapun orang yang ikut. Alhamdulillahnya terkumpul sekitar 11 orang yang ikut perjalanan ke pulau lumba-lumba yang pada kenyataannya ga ada lumba-lumbanya adanya malah ikan lepuh. #eh
Kita berangkat sekitar jam 8 pagi dari muara angke, kapal mulai berangkat. Karena sudah penuh kita kebagian duduk di belakang deket mesin, silahkan men…