Skip to main content

MIRIP ARTIS? WHAT?

Bismillahir rahmaanir rahiim....


Saya pernah mendengar ada orang berkata, bahwa di dunia ini kita memiliki tujuh orang kembaran yang sama persis dalam hal fisik. Tetapi tingkah lakunya berbeda. Saya juga kurang ngerti juga sih maksud dari kembaran ini tuh apa? Karena setahu saya yang namanya anak kembar bisa di kategorikan dalam dua hal
  1. Anak kembar lahirnya barengan, satu ibu, satu bapak, satu perut, seperjuangan deh pokoknya.
  2. Anak yang dianggap kembar karena sering jalan bareng. Misalnya nih ada dua orang sahabat yang sudah biasa kemana-mana berdua, gak jarang ada yang nganggep mereka anak kembar meski beda.
Nah, untuk yang kembar dalam hal ini saya masih cari tahu apakah benar atau tidak? Truskalau seandainya kembaran kita ada di depan kita trus apa yang harus kita lakukan? kenalan?

Tapi memang tidak dipungkiri bahwa kadang ada juga orang-orang tertentu yang secara tidak langsung sekilas terlihat mirip, Saya dulu pernah janjian dengan seorang teman di sebuah taman. Sudah terlihat teman saya ada di depan sana, saya semakin mendekat dan niat ingin mengagetkan teman saya dari belakang. Yang terjadi apa coba? Yup, orang itu bukan teman saya. Hanya mirip dari belakang doang. Malu juga kan rasanya kalau salah orang? Kalau inget kejadian itu jadi pengin cakar-cakar muka kamu. (siapa?)

Eh tapi nggak jarang juga ada yang bilang kalau saja juga sekilas mirip, saya garis bawahi dan saya tebelin nih ya hurufnya SEKILAS DOANG! mirip.

Ceritanya waktu awal-awal saya masuk SMA ada seorang teman yang bilang kalau saya sekilas mirip Siti KDI, kenal kan? kalau saya sih kenal cuma si Siti gak kenal sama saya. Saya pikir ini orang matanya belekan kali ya? masa kok bisa-bisannya saya disamakan dengan penyanyi dangdut itu. Gak rela! Siti KDI yang gak rela, kalau saya mah enjoy aja dibilang gitu.. hehehe…

bukan hanya sekali itu aja saya dimirip-miripin sama artis, tapi seiring berjalannya waktu ada juga teman yang bilang saya mirip sama artis Alisha Subandonya bagus sekali.. :D Gila, penghinaan ini! Benar-benar penghinaan buat Alisha! pamornya langsung turun drastis gara-gara dimirip-miripin sama saya. Konyol memang. Dan saya rasa teman saya itu memang harus di install ulang deh otaknya juga hatinya supaya nggak terjadi fitnah yang berlebihan ini. Jujur aja sebenernya sih saya merasa tersanjung banget, meskipun saya tahu tersanjung udah selesai sampai edisi ke 7 atau 8 ya? lupa, soalnya sinetron ini udah lama banget sih (Lah ini ngomongin tersanjung apaan sih?) Yah sudahlah lupakan, kembali ke topik. Ada yang udah kenal sata topik?

Baiklah, udah dua artis yang SEKILAS, KATA TEMEN SAYA, MIRIP sama saya..(Hoeeekk!!) *tersipu-sipu aslinya*

Nah kali ini saya yang merasa mirip sama seorang artis fenomenal. Asmirandah kenal kan? Duh pas baca namanya saya yakin yang baca tulisan ini udah nyiapin apapun buat nimpuk saya. hehehe… Santai-santai… Memang sih, secara kasat mata saya memang nggak beda jauh sama si Amirandah ini. Paling cuma beda Emak, beda Bapak, sama beda nasip aja kok. dan wajah sebenernya sih gak sama, jauh cakepan saya dikit, banyakan dia… hehehe…

Gak apa-apa ya sekali-kali narsis dikit, biar gak stress… :D yang gak setuju, silahkan lempar pake sarung tinju..
Nah, udah ketemu tiga kembaran. Tinggal nyari yang 4 lagi nih.. :D

Ya cukup sekian dari saya, semoga yang baca sedikit terhibur dan segera menemukan kembaran-kembarannya. Seperti saya ini.. *masihaja* xixixi

Wassalamu’alaikum warohmatullaahi wabarokaatuh…



Erny Binsa
Persinggahan Nila,
duapuluhenamaprilduaribuduabelas

Comments

Popular posts from this blog

Seperti Hujan yang Jatuh Ke Bumi (Review)

Boy CandraKategori Fiksi (Novel)Penerbit Mediakita288 halamanRp. 65.000


Aku pernah belajar merelakanmu berkali-kali. Melepasmu pergi mencari cinta yang lain. Membiarkan kesempatan memilikimu hilang untukku. Sebab kamu berhak bahagia; meski sesungguhnya aku tidak bahagia dengan keputusan itu.
Kupikir hidup akan baik-baik saja. Semua harus berjalan seperti sedia kala. Kamu dengan seseorang yang dipilihmu. Aku entah dengan siapa,sendiri atau dengan yang lain. Aku mulai mencoba memberikan hatiku pada seseorang yang lain. Kubiarkan siapapun menggantikanmu. Namun, aku keliru. Melupakanmu ternyata tidak pernah semudah itu.
. . . Ini adalah pertama kalinya saya membaca karya Boy Chandra. Entah kenapa saya tertarik ketika melihat covernya dan tulisan belakang buku tersebut. Sebelumnya karena memang penasaran sih, by the way kenapa di setiap bukunya ada kata senja atau hujan? Kenapa yah?
Mulai baca BAB awal saya suka dengan gaya Boy Chandra bercerita. Di sana saya berkenalan dengan salah satu tokoh b…

Sepenggal Kisah di Pedalaman Baduy

Saya selalu menikmati sebuah perjalanan, dan beberapa pekan yang lalu saya menuju pedalaman Baduy. Sebenarnya untuk tahun ini perjalanan ke Baduy tidak ada dalam daftar list yang akan saya kunjungi. Namun, entahlah. Saya juga tidak menyangka bisa sampai disana.

            Suku Baduy terbilang unik dan berbeda dari lainnya. Mereka masih menjunjung tinggi adat istiadat dan saya memberi jempol untuk orang-orang yang masih bertahan dengan kehidupan di Baduy khususnya Baduy Dalam.

            Sebelum menuju Baduy Dalam kami diperkenalkan dengan seorang bapak-bapak bernama Mang Alim. Beliau suku Baduy asli dan kami akan bermalam di rumahnya. Mang Alim mewakili suku Baduy Asli, Suku Baduy Dalam memakai baju warna putih, memakai ikat kepala, jalan tidak memakai sandal. Mereka berbahasa sunda.

            Sebelum keberangkatan menuju Baduy, Mang Alim memberikan petuah sebelum melakukan perjalanan sekitar 2 jam dari Desa (Saya lupa nama desanya) sebut aja desa itu.

TRAGEDI PULAU DOLPHIN

Tragedi Pulau dolphin
Bismillahir rahmaanir rahiim
Udah lama banget ga nulis ya… gak produktif banget nih gak pernah posting tulisan.. -__-
Alhamdulillah karena saya abis jalan-jalan jadi saya jadi ada bahan buat ditulis. Sebenernya sih bahan banyak ada di mana-mana malah, masalahnya saya males ke toko bahan. Apalah apalah…

Pulau dolphin adalah salah satu pulau di sekitar pulau seribu. Mau kesana kudu transit dulu ke pulau harapan yang jaraknya 3-4 jam dari muara angke. Siap-siap mabok…
Beberapa kali pula saya dan teman-teman merencanakan ke pulau tapi hasilnya nothing alias gak pernah jadi. Kali ini saya tekadkan kalau perjalanan ini harus tetap jadi, berapapun orang yang ikut. Alhamdulillahnya terkumpul sekitar 11 orang yang ikut perjalanan ke pulau lumba-lumba yang pada kenyataannya ga ada lumba-lumbanya adanya malah ikan lepuh. #eh
Kita berangkat sekitar jam 8 pagi dari muara angke, kapal mulai berangkat. Karena sudah penuh kita kebagian duduk di belakang deket mesin, silahkan men…