Postingan

Menampilkan postingan dengan label Cerpen

Dambaku di 17 September (Cerpen)

Bila ada satu nama ku rindu Selalu sebutkan namamu Seperti bintang indah matamu Andaikan sinarnya untuk aku Seperti ombak debar jantungku Menanti jawabanmu…             Kau tahu, ini adalah salah satu yang lagu yang mewakili perasaan aku saat ini. Sekarang aku mengerti bahwa acap kali aku terpaku diam dan hanya memendam rindu dalam kalbu yang masih menyimpan luka itu, luka yang sudah pernah infeksi. Hanya saja kau memberikan aku harapan, membuatkan aku obat mujarab yang seketika mengembalikan kembali serpihan jundi-jundi hati pada tempatnya, seperti dahulu saat pertama kali aku mengenal kau,             Aku tak pernah sekalipun berpikir akan senekat ini, karena aku hanya lelaki lembut, katanya. Kau tentu tahu, kan, bahwa kata lelaki lembut adalah sebuah sindiran untukku yang pendiam. Jika mengingat hal itu aku seperti tak pernah bisa lepas dari bayang-bayang...