Tuesday, 15 May 2018

Kisah Indah Dari Padang Rumput (Review)



Judul        : Kisah Indah Dari Padang Rumput
Penulis      : Shabrina WS
Penerbit    : Bintang Kelas
Tebal        : 160 halaman
Harga       : Rp. 70.000


  
Rasa-rasanya udah lama saya enggak mereview buku ya, rencananya sih setiap habis baca saya pengen mereview buku-buku yang saya baca. Nyatanya? Gitu deh.

Kali ini saya ingin mereview sebuah fabel atau cerita anak dari sudut pandang saya sebagai pembaca. Btw, saya juga sedang belajar menulis buku anak-anak belakangan ini sih. Penting gak sih? Jadi intinya saya banyak belajar dari buku ini.

Baiklah, sesuai dengan judulnya ‘Kisah Indah dari Padang Rumput’, maka kumpulan cerita anak ini juga bercerita mengenai hewan-hewan yang tinggal di padang rumput. Jujur, ini adalah cerita anak yang memiliki pesan paling dalam dari cerita anak lainnya yang pernah saya baca. Bahasanya mengalir dan sederhana, juga setiap idenya dikemas dengan menarik, selalu ada hikmah yang tersirat dari setiap ceritanya.

Saya pikir buku ini bukan hanya cocok untuk anak-anak, tetapi juga kamu yang berperan sebagai guru dan orangtua. Kalau zaman saya dulu, saya sering sekali didongengkan tentang kancil yang mencuri ketimun, kancil yang nakal, dan lain sebagainya. Memang selalu ada hikmah dalam setiap cerita. Namun, kamu bisa memvariasikan kisah lainnya dengan merujuk dari cerita ini untuk diberikan pada anak atau murid-murid.

Penulis mencoba untuk mengenalkan hewan-hewan yang jarang diketahui masyarakat umum. Dari beberapa kisah tersebut, saya malah baru pertama kali dengar nama hewannya, seperti Meerkat, Oposum Virginia, Vikuna, Kapibara, Kiang, Wildebeest dan lain sebagainya. Secara, saya tuh tahunya cuma Singa, Harimau, Kuda, Buaya. Ternyata masih banyak sekali jenis-jenis hewan yang saya enggak tahu.

By the way, ada lima belas cerita dalam buku ini dan ditulis dari sudut pandang hewan yang berbeda. Jika di judul bukunya disebutkan ini adalah fabel pembangun karakter, saya setuju. Kamu akan menemukan kisah tentang saling tolong menolong, mengatasi rasa takut, persaingan, dan lain sebagainya.

Kisahnya sendiri ternyata diambil dari keunikan hewan yang diangkat, banyak fakta-fakta tentang hewan yang saya temui di sini. Misalnya seperti keledai yang memiliki karakter penurut dan sabar, ternyata di dunia nyata memang seperti itu karakter Keledai. Jadi, menurut saya buku ini memang sudah terkonsep dengan melakukan riset yang matang, bukan sekedar cerita fiksi biasa.

Oke, sekarang saya akan obrolin tentang cover bukunya. Satu kata, Lucu! Banyak gambar hewan  yang menarik. Ya, namanya buku anak pasti harus menarik. Isi dalam bukunya juga full colour, fontnya tidak terlalu kecil, dan banyak gambar-gambar hewannya. Di setiap penghujung kisahnya, kamu akan menemukan hikmah atau pelajaran yang ditulis berdasarkan cerita tersebut. Pengetahuanmu juga akan bertambah setelah membaca fakta unik dari hewan-hewan yang diceritakan.

Satu lagi, saya enggak bisa menyebut ini kekurangan atau kelebihan. Tetapi menurut saya, nama-nama tokoh yang ditulis cukup sulit untuk disebutkan. Seperti Gazelle, Meadow Vole, memang sih ini adalah nama ilmiah dari hewan-hewan disebut di buku. Kalau saya sebagai pembaca tidak masalah membacanya. Namun, jika dibaca oleh anak-anak mungkin mereka akan kesulitan.

Cerita favorit saya dalam buku itu yang judulnya ‘Kiang Ladakh dan Puisi-Puisinya’. Kisahnya tentang mengagumi keindahan alam dan ciptaan Tuhan. Melalui tafakur alam tersebut, Kiang Ladakh bisa menciptakan puisi yang indah. Sedikit penggalan puisinya di bawah ini.


Entah mengapa, saya suka sama puisinya.

Dalam buku ini kamu akan dapat bonus stiker menarik yang lucu-lucu.

Seperti ini tampilan stikernya, tinggal gunting dan tempel deh.


Siapapun kamu yang membaca ini, saya merekomendasikan kamu untuk membacanya. Pasti banyak pelajaran yang kamu dapatkan.


Salam,


Erny Binsa

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...